Loading...

Selasa, 26 Oktober 2010

Macam-Macam Imbuhan atau Afiks

Macam-Macam Imbuhan atau Afiks

1. Afiks prefiks : imbuhan awal/awalan
2. Afiks infiks : imbuhan tengah/sisipan
3. Afiks sufiks : imbuhan akhir/akhiran
4. Konfiks : imbuhan awal dan akhir yang sama-sama membentuk satu arti.
5. Afiks gabung : imbuhan awal dan akhir, dan tiap-tiap imbuhan masih tetap mempertahankan arti dan fungsi.
Misalkan : me-kan, memper-kan, dan lain-lain.
Arti imbuhan me-kan, di-kan, memper-kan, diper-kan:
1. Arti kausatif yaitu menyebabkan terjadinya sesuatu proses: membesarkan, meninggikan.
2. Menjadikan sebagai atau menganggap sebagai: memperhambakan, memperdudakkan.
3. Mengandung arti intensitas: mengeraskan arti yang disebut dalam kata dasarnya: memperdengarkan, memperebutkan.
Arti imbuhan memper-i atau diper-i:
1. Mengandung arti kausatif: memperbaiki.
2. Menyatakan intensitas: ada pula yang mengandung arti berulang-ulang: mempelajari.
Arti imbuhan ber-kan:
1. Memakai sebagai: berdasarkan, bersenjatakan.
2. Keringkasan dari akan: berharapkan, bermimpikan.
3. Sekedar pemanis: bersuntingkan, bertaburkan.
Arti akhiran –an:
1. Hasil, contoh: tulisan, karangan.
2.Yang biasa dikenai tindakan, misalnya: makanan = yang biasa dimakan.
3. Tempat, contoh: kuburan = tempat mengubur.
4. Alat, contoh: meteran = alat untuk mengukur.
5. Kumpulan, contoh: lautan = kumpulan laut.
6. Yang mempunyai, contoh: rambutan = yang mempunyai rambut.
Macam-macam arti kata ulang:
Arti kata ulang kata benda:
1. Menyatakan makna banyak, Contoh: meja-meja, guru-guru, negara-negara.
Guru-guru di sekolah kamu berdedikasi tinggi.
2. Menyatakan makna banyak dan bermacam-macam, Contoh: buah-buahan, sayur-sayuran.
Orang tua Handri menjual sayur-sayuran di pasar.
3. Menyatakan makna tiruan, Contoh: orang-orangan, dokter-dokteran.
Pada masa kecil saya suka main dokter-dokteran.
Arti kata ulang kata kerja:
1. Menyatakan makna bahwa pekerjaan itu dilakukan secara berulang-ulang.
Contoh: Tamu itu mengetuk-ngetuk pintu.
2. Menyatakan makna bahwa pekerjaan itu dilakukan secara ters-menerus.
Contoh: Anak-anak bermandi-mandi di sungai.
3. Menyatakan makna bahwa pekerjaan yang dilakukan menyangkut banyak hal.
Contoh: Kakak kursus jahit-menjahit.
4. Menyatakan makna saling.
Contoh: Seluruh anggota keluarga bersalam-salaman pada hari raya Idul Fitri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar